Nama : Ririn Surini

Nim   : 1001454

Tugas Geografi Indonesia

  1. Pengertian Negara Maju
  • Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi.
  • Suatu Negara digolongkan sebagai Negara maju apabila Negara tersebut telah mampu menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan , sehingga sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat terwujud, baik yang bersifat fisik ataupun non fisik.
  • Negara Maju ialah Kelompok negara – negara yang pendapatannya tinggi apabila yang pendapatannya melebihi $9656 U.S.A kelompok ini termasuk negara yang maju.
  • Kofi Annan, mantan Sekjen PBB, mendefinisikan negara maju seperti berikut. “Negara maju adalah negara yang memungkinkan semua warganya menikmati kehidupan yang bebas dan sehat dalam suasana yang aman.” Menurut Bagian Statistik Asosiasi PBB pula, tiadanya konvensi tetap yang menentukan negara atau wilayah yang “maju” dan “membangun” dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  • Negara maju merupakan sebutan bagi Negara yang menikmati standar hidup relative tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi merata.

Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut.

  1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor.
  2. Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern.
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat.
  4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
  5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
  6.  Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
  7. Tidak tergantung pada alam.
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
  9. Angka harapan hidup tinggi.
  10. Intensitas mobilitas tinggi.
  1. Pengertian Negara Berkembang
  • Negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Negara berkembang atau sering disebut sebagai negara-negara dunia ketiga adalah negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan dari negara-negara maju.
  • Negara berkembang adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan Dunia Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.
  • Negara berkembang adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan dan mengkategorikan negara-negara di dunia yang memiliki standar hidup relatif rendah, sektor industri yang kurang berkembang, skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke bawah, serta rendahnya pendapatan perkapita.

Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut.

  1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga.
  2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
  3.  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
  4. Pendapatan relatif rendah.
  5.  Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
  6.  Sifat penduduk kurang mandiri.
  7.  Sangat tergantung pada alam.
  8.  Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
  9. Angka harapan hidup rendah.
  10. Intensitas mobilitas rendah.
  1. Pengertian Negara Miskin
  • Negara miskin bisa disebut juga dengan negara berkembang, negara berkembang merupakan negara yang masih mengandalkan sumber daya alamnya, dan pendapatan perkapitanya masih rendah.

4.  Pengertian Etnis

  1. Fredrick Barth

Etnis adalah himpunan manusia karena kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa ataupun kombinasi dari kategori tersebut yang terikat pada sistem nilai budaya

  1. Hassan Shadily MA

Suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yang masih dianggap mempunyai hubungan biologis.

3.   Menurut Ensiklopedi Indonesia Etnis berarti kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya. Anggota-anggota suatu kelompok etnik memiliki kesamaan dalam hal sejarah (keturunan), bahasa (baik yang digunakan ataupun tidak), sistem nilai, serta adat-istiadat dan tradisi.

4.  Menurut Perspektif Teori Situasional, Etnis merupakan hasil dari adanya pengaruh yang berasal dari luar kelompok. Salah satu faktor luar yang sangat berpengaruh terhadap etnisitas adalah kolonialisme, yang demi kepentingan administratif pemerintah kolonial telah mengkotak-kotakkan warga jajahan ke dalam kelompok-kelompok etnik dan ras (Rex dalam Simatupang, 2003). Untuk seterusnya sisa warisan kolonial itu terus dipakai sampai sekarang.

DAFTAR PUSTAKA