1. Jelaskan bahwa penduduk adalah subjek dan objek pembangunan ! (70-80 kata)

 

Jawab: Dengan kemampuannya penduduk merupakan sumberdaya yang sangat penting bagi setiap Negara dan bangsa, yang mampu mengelola sumberdaya alam dan lingkungannya untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Indonesia sebagai Negara yang memiliki jumlah penduduk yang banyak seharusnya mengembangkan azas pembangunan yang berwawasan kependudukan yaitu penduduk dijadikan sebagai subjek dan objek dalam pembangunan sehingga kualitas dan produktivitasnya perlu ditingkatkan. Kesejahteraan penduduk dapat tercapai antara lain dengan pengembangan kualitas penduduk itu sendiri, dikembangkan berbagai aspek yaitu dari aspek kesehatan, pendidikan, nilai moral dan etika serta lainnya. Dalam mewujudkan kesejahteraan penduduk itu juga sangat ditentukan atau akan mudah tercapai apabila masyarakat atau penduduk itu tidak hanya berperan sebagai objek tetapi harus menjadi subjek juga yang ikut berpartisipasi secara aktif.

 

(http://www.merakyat.com/nasional/opini-nasional/1853-penduduk-adalah-subjek-dan-objek-pembangunan)

 

  1. Jelaskan perbedaan modernisasi dengan pembangunan ! (40-50 kata)

 

Jawab: Modernisasi merupakan usaha penyesuaian hidup dengan konstelasi dunia yang dihadapkan dengan beberapa permasalahan salah satunya masalah mentalitas atau budaya serta masyarakat daerah-daerah terpencil yang kurang berkomunikasi dengan masyarakat luar sedangkan pembangunan adalah sebuah proses perubahan social secara positif yang direncanakan, terarah dan dilakukan dengan sadar.

 

(http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/M_K_D_U/196011241988031-EDI_SURESMAN/PEMBANGUNAN_DAN_MODERNISASI.pdf)

 

  1. Jelaskan peran gender dalam pembangunan pertanian di Indonesia ! (80-100 kata)

 

Jawab: Dari berbagai pengalaman pembangunan di negara berkembang, ditinjau dari sisi sumber daya manusia, wanita merupakan kelompok yang kurang beruntung. Mereka umumnya mengalami marginalisasi baik di bidang politik, ekonomi, pengetahuan dan sosial. Peran wanita dalam pembangunan, termasuk pembangunan pertanian kurang nampak diperhatikan termasuk yang terjadi di Indonesia, meskipun lebih dari 60 persen kegiatan pertanian dilakukan oleh wanita. Oleh karena itu disadari perlunya suatu metode agar peran wanita dalam pembangunan menjadi nyata. Dengan konsep ini diharapkan peran wanita dan pria dilihat sama pentingnya sehingga akan terjadi efisiensi, kesetaraan dan sustainabilitas sehingga tercapai kemandirian masyarakat dan dapat dievaluasi apabila setiap kebijakan dari sektor sudah memperhatikan Gender mainstreaming. dan sustainabilitas sehingga tercapai kemandirian masyarakat dan dapat dievaluasi apabila setiap kebijakan dari sektor sudah memperhatikan Gender mainstreaming.

 

(http://12terus3.blogspot.com/2009/06/kesetaraan-gender-dalam-pertanian.html)

 

  1. Bagaimana pandangan umum terhadap wilayah pedesaan menurut pendapat Rogers dalam buku Development Geography ! (70-80 kata)

 

Jawab: wilayah pedesaan tidak mempunyai batasan yang jelas dan memang secara yuridis formal berbeda dengan desa, penduduknya relative rendah sehingga ratio antara lahan dengan penduduk umumnya masih tinggi. Dan menurut Rogers pembangunan wilayah pedesaan sering kali mengalami kegagalan karena terjadinya kesenjangan komunikasi sehingga informasi yang didapat oleh masyarakat pedesaan sering kali kurang.

 

  1. Sebutkan dan jelaskan lima masalah pembangunan industri di Indonesia ! (40-50 kata)

Jawab: Pembangunan industri di Indonesia masih banyak masalah-masalah yang menyebabkan perkembangannya kurang maksimal. Dilihat dari struktur industri di Indonesia masih belum kuat ini terbukti dari ketergantungan industri dalam negeri terhadap terhadap impor baik bahan baku maupun barang modal masih tinggi. Belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam yang pada satu sisi justru memiliki keunggulan komparatif. Lemahnya efisiensi usaha dalam mendorong peningkatan produk dan modal. Cepatnya perubahan situasi global membuat industri kesulitan memetakan pasar secara efektif dan efisien.Akibatnya, kompetisi juga meningkat tajam. Lemahnya dukungan infrastruktur dan efisiensi birokrasi, ini menyebabkan daya saing produk industri dalam negeri semakin menurun di pasar global. Kecenderungan pelaku industri untuk mengekpor sumber daya alam unggulan, padahal potensinya sangat besar untuk dikembangkan di dalam negeri.

(http://wartapedia.com/bisnis/korporasi/3911-kemenperin–6-faktor-penghambat-pertumbuhan-industri.html)

  1. Sebutkan dan jelaskan lima keuntungan dan kelemahan Indonesia dalam gobalisasi perdagangan ! (100-120 kata)

 

Jawab: Keuntungan Indonesia dalam globalisasi perdagangan yaitu:

  1. Indonesia dapat dengan mudah mengekspor produktivitas dalam negeri untuk luar negeri.
  2. Warga Negara Indonesia yang kekurangan barang yang belum ada di Indonesia bisa dengan mudah untuk mendapatkannya.
  3. Indonesia dapat dengan mudah mengenalkan kebudayaan yang unik serta tempat-tempat wisatanya.
  4. Kesempatan kepada Indonesia untuk ikut merebut pasar perdagangan luar negeri, dengan SDA yang melimpah di Indonesia ini.
  5. Indonesia dapat mengenalkan produk asli Indonesia serta budaya asli Indonesia ke luar negeri.

Kelemahan Indonesia dalam globalisasi perdagangan yaitu :

  1. Adanya black market yang terajdi di batam, merupakan akibat dari maraknya penyelundupan barang secara illegal di Indonesia.
  2. Hasil karya anak bangsa banyak yang dicuri oleh Negara lain.
  3. Kebudayaan asli Indonesia yang semakin terkikis oleh kebudayaan asing.
  4. Perdagangan Indonesia menjadi defisit, karena banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia dengan harga yang terjangkau di bandingkan produktivitas asli Indonesia.
  5. Banyaknya tenaga kerja asing yang mempunyai keahlian lebih dari pada tenaga kerja Indonesia mengakibatkan banyak pengangguran dan kemiskinan bagi masyarakat Indonesia.

 

  1. Sebutkan dan jelaskan empat budaya yang mendukung dan menghambat pembangunan di Indonesia ! (80-100 kata)

 

Jawab: Budaya yang mendukung pembangunan di Indonesia yaitu:

 

  1. Budaya untuk mencintai negaranya dan produk yang dihasilkan oleh negaranya, dengan sikap warga Negara yang semuanya menganut prinsip tersebut pembangunan di indonesia akan semakin berkembang dengan pesat sehingga produksi barang tersebut tidak terhenti karena pasar produksinya akan tetap ada dan semakin banyak.
  2. Budaya kapitalis merupakan budaya yang mendukung pembangunan karena termasuk budaya yang rasional dan terbuka terhadap pembangunan.
  3. Budaya kerja keras untuk menjadi Negara yang pembangunannya maju harus menghasilkan karya dan produknya sendiri, tidak hanya menjadi bangsa konsumerisme dan berleha-leha tanpa ada kerja keras.
  4. Budaya yang mengedepankan pendidikan, dengan pendidikan pengetahuan bertambah, dan dapat mengubah pola pikir menjadi kreatif sehingga pembangunanpun semakin berkembang.

 

 

 

 

Budaya yang menghambat pembangunan di Indonesia yaitu:

 

  1. Budaya westernisasi, masyarakat Indonesia yang terkadang lebih bangga menggunakan atau berkaitan dengan dunia barat mengakibatkan penghambatan dalam pembangunan di Indonesia.
  2. Budaya tradional, dengan pola pikir yang masih tradisional mengakibatkan semua hal-hal yang baru dan untuk perkembangan kehidupan kedepannya dianggap tidak baik untuk diterima atau dilakukan sehingga menghambat proses pembangunan.
  3. Budaya hedonisme, budaya yang selalu mengakibatkan warga Negara Indonesia untuk menjadi warga Negara yang hanya bisa menjadi konsumerisme tanpa ada usaha untuk pembangunan sendiri mengakibatkan penghambatan pembangunan di Indonesia.
  4. Budaya perbedaan gender, budaya yang membedakan laki-laki dengna perempuan sehingga perempuan dianggap hanya bisa di dapur saja dan semua ini akan menghambat pembangunan. 

 

  1. Jelaskan keberhasilan pembangunan di Indonesia berdasarkan indikator pembangunan berkelanjutan

Jawab: Kalau dilihat dari tolak ukur atau indikator pembangunan berkelanjutan di Negara Indonesia ini, masih belum tercapai dengan baik. Seperti dalam bidang pro lingkungan hidup, salah satunya adalah indeks kesesuaian,seperti misalnya nisbah luas hutan terhadap luas wilayah (semakin berkurang atau tidak), nisbah debit air sungai dalam musim hujan terhadap musim kemarau, kualitas udara, dan sebagainya. Pro rakyat miskin, bukan berarti anti orang kaya yang dimaksud pro rakyat miskin dalam hal ini memberikan perhatian pada rakyat miskin yang memerlukan perhatian khusus karena tak terurus pendidikannya, berpenghasilan rendah, tingkat kesehatannya juga rendah serta tidak memiliki modal usaha sehingga daya saingnya juga rendah. Pro kesetaraan gender, dimaksudkan untuk lebih banyak membukakesempatan pada kaum perempuan untuk terlibat dalamarus utama pembangunan. Pro penciptaan lapangan pekerjaan,  dapat diukur dengan menggunakan berbagai indikator seperti misalnya indikator demografi (angkatan kerja, jumlah penduduk yang bekerja, dan sebagainya), index gini, pendapatan perkapita, dan lain-lain. Pro dengan bentuk Negara kesatuan RI, merupakan suatu keharusan, karena pembangunanberkelanjutan yang dimaksud adalah untuk bangsaIndonesia yang berada dalam kesatuan NKRI, dan harus anti korupsi, kolusi serta nepotisme. Dari semua yang disebutkan diatas secara keseluruhan pembanguanan berkelanjutan di Indonesia masih belum  tercapai secara maksimal karena aspek semuanya itu masih belum terwujud dan berimbas baik kepada lingkungan dan penduduk Indonesia.

(http://bulletin.penataanruang.net/index.asp?mod=_fullart&idart=123)

 

  1. Jelaskan keikutsertaan Indonesia dalam globalisasi perdagangan berdasarkan teori system dunia

 

Jawab: teori sitem dunia yaitu sebuah teori yang muncul sebagai kritik atas teori modernisasi dan teori dependensi. Ternyata integrasi yang terjadi lebih banyak dikarenakan pasar (ekonomi) daripada kepentingan politik. Dan Indonesia juga ikut serta dalam globalisasi perdagangan internasional, dimana dalam sebuah organisasi-organisasi perdagangan internasional ada aturan atau ketentuan yang harus ditaati oleh semua Negara anggotanya seperti keterbukaan pasar, keterbukaan pasar sendiri memberikan dampak positif bagi Indonesia yaitu dalam peningkatan produksi barang.