Catatan Indah

TUGAS GEOGRAFI REGIONAL INDONESIA

Nama : Ririn Surini

Nim   : 1001454

Tugas Geografi Indonesia

  1. Pengertian Negara Maju
  • Negara maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi.
  • Suatu Negara digolongkan sebagai Negara maju apabila Negara tersebut telah mampu menyeimbangkan pencapaian pembangunan yang telah dilakukan , sehingga sebagian besar tujuan pembangunan telah dapat terwujud, baik yang bersifat fisik ataupun non fisik.
  • Negara Maju ialah Kelompok negara – negara yang pendapatannya tinggi apabila yang pendapatannya melebihi $9656 U.S.A kelompok ini termasuk negara yang maju.
  • Kofi Annan, mantan Sekjen PBB, mendefinisikan negara maju seperti berikut. “Negara maju adalah negara yang memungkinkan semua warganya menikmati kehidupan yang bebas dan sehat dalam suasana yang aman.” Menurut Bagian Statistik Asosiasi PBB pula, tiadanya konvensi tetap yang menentukan negara atau wilayah yang “maju” dan “membangun” dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  • Negara maju merupakan sebutan bagi Negara yang menikmati standar hidup relative tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi merata.

Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut.

  1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor.
  2. Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern.
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat.
  4. Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
  5. Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
  6.  Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
  7. Tidak tergantung pada alam.
  8. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
  9. Angka harapan hidup tinggi.
  10. Intensitas mobilitas tinggi.
  1. Pengertian Negara Berkembang
  • Negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau dalam perkembangan. Negara berkembang atau sering disebut sebagai negara-negara dunia ketiga adalah negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan dari negara-negara maju.
  • Negara berkembang adalah sebuah negara dengan rata-rata pendapatan yang rendah, infrastruktur yang relatif terbelakang, dan indeks perkembangan manusia yang kurang dibandingkan dengan norma global. Istilah ini mulai menyingkirkan Dunia Ketiga, sebuah istilah yang digunakan pada masa Perang Dingin.
  • Negara berkembang adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan dan mengkategorikan negara-negara di dunia yang memiliki standar hidup relatif rendah, sektor industri yang kurang berkembang, skor Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index (HDI) berada pada tingkat menengah ke bawah, serta rendahnya pendapatan perkapita.

Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut.

  1. Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga.
  2. Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
  3.  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
  4. Pendapatan relatif rendah.
  5.  Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
  6.  Sifat penduduk kurang mandiri.
  7.  Sangat tergantung pada alam.
  8.  Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
  9. Angka harapan hidup rendah.
  10. Intensitas mobilitas rendah.
  1. Pengertian Negara Miskin
  • Negara miskin bisa disebut juga dengan negara berkembang, negara berkembang merupakan negara yang masih mengandalkan sumber daya alamnya, dan pendapatan perkapitanya masih rendah.

4.  Pengertian Etnis

  1. Fredrick Barth

Etnis adalah himpunan manusia karena kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa ataupun kombinasi dari kategori tersebut yang terikat pada sistem nilai budaya

  1. Hassan Shadily MA

Suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yang masih dianggap mempunyai hubungan biologis.

3.   Menurut Ensiklopedi Indonesia Etnis berarti kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya. Anggota-anggota suatu kelompok etnik memiliki kesamaan dalam hal sejarah (keturunan), bahasa (baik yang digunakan ataupun tidak), sistem nilai, serta adat-istiadat dan tradisi.

4.  Menurut Perspektif Teori Situasional, Etnis merupakan hasil dari adanya pengaruh yang berasal dari luar kelompok. Salah satu faktor luar yang sangat berpengaruh terhadap etnisitas adalah kolonialisme, yang demi kepentingan administratif pemerintah kolonial telah mengkotak-kotakkan warga jajahan ke dalam kelompok-kelompok etnik dan ras (Rex dalam Simatupang, 2003). Untuk seterusnya sisa warisan kolonial itu terus dipakai sampai sekarang.

DAFTAR PUSTAKA

UAS GEOGRAFI PEMBANGUNAN

  1. Jelaskan bahwa penduduk adalah subjek dan objek pembangunan ! (70-80 kata)

 

Jawab: Dengan kemampuannya penduduk merupakan sumberdaya yang sangat penting bagi setiap Negara dan bangsa, yang mampu mengelola sumberdaya alam dan lingkungannya untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Indonesia sebagai Negara yang memiliki jumlah penduduk yang banyak seharusnya mengembangkan azas pembangunan yang berwawasan kependudukan yaitu penduduk dijadikan sebagai subjek dan objek dalam pembangunan sehingga kualitas dan produktivitasnya perlu ditingkatkan. Kesejahteraan penduduk dapat tercapai antara lain dengan pengembangan kualitas penduduk itu sendiri, dikembangkan berbagai aspek yaitu dari aspek kesehatan, pendidikan, nilai moral dan etika serta lainnya. Dalam mewujudkan kesejahteraan penduduk itu juga sangat ditentukan atau akan mudah tercapai apabila masyarakat atau penduduk itu tidak hanya berperan sebagai objek tetapi harus menjadi subjek juga yang ikut berpartisipasi secara aktif.

 

(http://www.merakyat.com/nasional/opini-nasional/1853-penduduk-adalah-subjek-dan-objek-pembangunan)

 

  1. Jelaskan perbedaan modernisasi dengan pembangunan ! (40-50 kata)

 

Jawab: Modernisasi merupakan usaha penyesuaian hidup dengan konstelasi dunia yang dihadapkan dengan beberapa permasalahan salah satunya masalah mentalitas atau budaya serta masyarakat daerah-daerah terpencil yang kurang berkomunikasi dengan masyarakat luar sedangkan pembangunan adalah sebuah proses perubahan social secara positif yang direncanakan, terarah dan dilakukan dengan sadar.

 

(http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/M_K_D_U/196011241988031-EDI_SURESMAN/PEMBANGUNAN_DAN_MODERNISASI.pdf)

 

  1. Jelaskan peran gender dalam pembangunan pertanian di Indonesia ! (80-100 kata)

 

Jawab: Dari berbagai pengalaman pembangunan di negara berkembang, ditinjau dari sisi sumber daya manusia, wanita merupakan kelompok yang kurang beruntung. Mereka umumnya mengalami marginalisasi baik di bidang politik, ekonomi, pengetahuan dan sosial. Peran wanita dalam pembangunan, termasuk pembangunan pertanian kurang nampak diperhatikan termasuk yang terjadi di Indonesia, meskipun lebih dari 60 persen kegiatan pertanian dilakukan oleh wanita. Oleh karena itu disadari perlunya suatu metode agar peran wanita dalam pembangunan menjadi nyata. Dengan konsep ini diharapkan peran wanita dan pria dilihat sama pentingnya sehingga akan terjadi efisiensi, kesetaraan dan sustainabilitas sehingga tercapai kemandirian masyarakat dan dapat dievaluasi apabila setiap kebijakan dari sektor sudah memperhatikan Gender mainstreaming. dan sustainabilitas sehingga tercapai kemandirian masyarakat dan dapat dievaluasi apabila setiap kebijakan dari sektor sudah memperhatikan Gender mainstreaming.

 

(http://12terus3.blogspot.com/2009/06/kesetaraan-gender-dalam-pertanian.html)

 

  1. Bagaimana pandangan umum terhadap wilayah pedesaan menurut pendapat Rogers dalam buku Development Geography ! (70-80 kata)

 

Jawab: wilayah pedesaan tidak mempunyai batasan yang jelas dan memang secara yuridis formal berbeda dengan desa, penduduknya relative rendah sehingga ratio antara lahan dengan penduduk umumnya masih tinggi. Dan menurut Rogers pembangunan wilayah pedesaan sering kali mengalami kegagalan karena terjadinya kesenjangan komunikasi sehingga informasi yang didapat oleh masyarakat pedesaan sering kali kurang.

 

  1. Sebutkan dan jelaskan lima masalah pembangunan industri di Indonesia ! (40-50 kata)

Jawab: Pembangunan industri di Indonesia masih banyak masalah-masalah yang menyebabkan perkembangannya kurang maksimal. Dilihat dari struktur industri di Indonesia masih belum kuat ini terbukti dari ketergantungan industri dalam negeri terhadap terhadap impor baik bahan baku maupun barang modal masih tinggi. Belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam yang pada satu sisi justru memiliki keunggulan komparatif. Lemahnya efisiensi usaha dalam mendorong peningkatan produk dan modal. Cepatnya perubahan situasi global membuat industri kesulitan memetakan pasar secara efektif dan efisien.Akibatnya, kompetisi juga meningkat tajam. Lemahnya dukungan infrastruktur dan efisiensi birokrasi, ini menyebabkan daya saing produk industri dalam negeri semakin menurun di pasar global. Kecenderungan pelaku industri untuk mengekpor sumber daya alam unggulan, padahal potensinya sangat besar untuk dikembangkan di dalam negeri.

(http://wartapedia.com/bisnis/korporasi/3911-kemenperin–6-faktor-penghambat-pertumbuhan-industri.html)

  1. Sebutkan dan jelaskan lima keuntungan dan kelemahan Indonesia dalam gobalisasi perdagangan ! (100-120 kata)

 

Jawab: Keuntungan Indonesia dalam globalisasi perdagangan yaitu:

  1. Indonesia dapat dengan mudah mengekspor produktivitas dalam negeri untuk luar negeri.
  2. Warga Negara Indonesia yang kekurangan barang yang belum ada di Indonesia bisa dengan mudah untuk mendapatkannya.
  3. Indonesia dapat dengan mudah mengenalkan kebudayaan yang unik serta tempat-tempat wisatanya.
  4. Kesempatan kepada Indonesia untuk ikut merebut pasar perdagangan luar negeri, dengan SDA yang melimpah di Indonesia ini.
  5. Indonesia dapat mengenalkan produk asli Indonesia serta budaya asli Indonesia ke luar negeri.

Kelemahan Indonesia dalam globalisasi perdagangan yaitu :

  1. Adanya black market yang terajdi di batam, merupakan akibat dari maraknya penyelundupan barang secara illegal di Indonesia.
  2. Hasil karya anak bangsa banyak yang dicuri oleh Negara lain.
  3. Kebudayaan asli Indonesia yang semakin terkikis oleh kebudayaan asing.
  4. Perdagangan Indonesia menjadi defisit, karena banyak barang-barang yang masuk ke Indonesia dengan harga yang terjangkau di bandingkan produktivitas asli Indonesia.
  5. Banyaknya tenaga kerja asing yang mempunyai keahlian lebih dari pada tenaga kerja Indonesia mengakibatkan banyak pengangguran dan kemiskinan bagi masyarakat Indonesia.

 

  1. Sebutkan dan jelaskan empat budaya yang mendukung dan menghambat pembangunan di Indonesia ! (80-100 kata)

 

Jawab: Budaya yang mendukung pembangunan di Indonesia yaitu:

 

  1. Budaya untuk mencintai negaranya dan produk yang dihasilkan oleh negaranya, dengan sikap warga Negara yang semuanya menganut prinsip tersebut pembangunan di indonesia akan semakin berkembang dengan pesat sehingga produksi barang tersebut tidak terhenti karena pasar produksinya akan tetap ada dan semakin banyak.
  2. Budaya kapitalis merupakan budaya yang mendukung pembangunan karena termasuk budaya yang rasional dan terbuka terhadap pembangunan.
  3. Budaya kerja keras untuk menjadi Negara yang pembangunannya maju harus menghasilkan karya dan produknya sendiri, tidak hanya menjadi bangsa konsumerisme dan berleha-leha tanpa ada kerja keras.
  4. Budaya yang mengedepankan pendidikan, dengan pendidikan pengetahuan bertambah, dan dapat mengubah pola pikir menjadi kreatif sehingga pembangunanpun semakin berkembang.

 

 

 

 

Budaya yang menghambat pembangunan di Indonesia yaitu:

 

  1. Budaya westernisasi, masyarakat Indonesia yang terkadang lebih bangga menggunakan atau berkaitan dengan dunia barat mengakibatkan penghambatan dalam pembangunan di Indonesia.
  2. Budaya tradional, dengan pola pikir yang masih tradisional mengakibatkan semua hal-hal yang baru dan untuk perkembangan kehidupan kedepannya dianggap tidak baik untuk diterima atau dilakukan sehingga menghambat proses pembangunan.
  3. Budaya hedonisme, budaya yang selalu mengakibatkan warga Negara Indonesia untuk menjadi warga Negara yang hanya bisa menjadi konsumerisme tanpa ada usaha untuk pembangunan sendiri mengakibatkan penghambatan pembangunan di Indonesia.
  4. Budaya perbedaan gender, budaya yang membedakan laki-laki dengna perempuan sehingga perempuan dianggap hanya bisa di dapur saja dan semua ini akan menghambat pembangunan. 

 

  1. Jelaskan keberhasilan pembangunan di Indonesia berdasarkan indikator pembangunan berkelanjutan

Jawab: Kalau dilihat dari tolak ukur atau indikator pembangunan berkelanjutan di Negara Indonesia ini, masih belum tercapai dengan baik. Seperti dalam bidang pro lingkungan hidup, salah satunya adalah indeks kesesuaian,seperti misalnya nisbah luas hutan terhadap luas wilayah (semakin berkurang atau tidak), nisbah debit air sungai dalam musim hujan terhadap musim kemarau, kualitas udara, dan sebagainya. Pro rakyat miskin, bukan berarti anti orang kaya yang dimaksud pro rakyat miskin dalam hal ini memberikan perhatian pada rakyat miskin yang memerlukan perhatian khusus karena tak terurus pendidikannya, berpenghasilan rendah, tingkat kesehatannya juga rendah serta tidak memiliki modal usaha sehingga daya saingnya juga rendah. Pro kesetaraan gender, dimaksudkan untuk lebih banyak membukakesempatan pada kaum perempuan untuk terlibat dalamarus utama pembangunan. Pro penciptaan lapangan pekerjaan,  dapat diukur dengan menggunakan berbagai indikator seperti misalnya indikator demografi (angkatan kerja, jumlah penduduk yang bekerja, dan sebagainya), index gini, pendapatan perkapita, dan lain-lain. Pro dengan bentuk Negara kesatuan RI, merupakan suatu keharusan, karena pembangunanberkelanjutan yang dimaksud adalah untuk bangsaIndonesia yang berada dalam kesatuan NKRI, dan harus anti korupsi, kolusi serta nepotisme. Dari semua yang disebutkan diatas secara keseluruhan pembanguanan berkelanjutan di Indonesia masih belum  tercapai secara maksimal karena aspek semuanya itu masih belum terwujud dan berimbas baik kepada lingkungan dan penduduk Indonesia.

(http://bulletin.penataanruang.net/index.asp?mod=_fullart&idart=123)

 

  1. Jelaskan keikutsertaan Indonesia dalam globalisasi perdagangan berdasarkan teori system dunia

 

Jawab: teori sitem dunia yaitu sebuah teori yang muncul sebagai kritik atas teori modernisasi dan teori dependensi. Ternyata integrasi yang terjadi lebih banyak dikarenakan pasar (ekonomi) daripada kepentingan politik. Dan Indonesia juga ikut serta dalam globalisasi perdagangan internasional, dimana dalam sebuah organisasi-organisasi perdagangan internasional ada aturan atau ketentuan yang harus ditaati oleh semua Negara anggotanya seperti keterbukaan pasar, keterbukaan pasar sendiri memberikan dampak positif bagi Indonesia yaitu dalam peningkatan produksi barang.

     

 

POSTER MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI

POSTER MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI

UTS MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI

UJIAN TENGAH SEMESTER

MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI

TAHUN 2012

 

Ririn Surini (1001454)

P.Geografi 2010

 

Soal :

  1. Jelaskan secara filosofi pembelajaran tentang pentingnya media dalam proses pembelajaran!

 

Jawab : Media pembelajaran telah menjadi bagian integral dalam pembelajaran. Bahkan keberadaannya tidak bisa dipisahkan dalam proses pembelajaran di sekolah. Hal ini telah dikaji dan diteliti bahwa pembelajaran yang menggunakan media hasilnya lebih optimal. Walter Mc Kenzie (2005: 45) dalam bukunya “Multiple Intelligences and Instructional Technology” mengatakan, media memiliki peran penting dalam pembelajaran di kelas, yang mempengaruhi kualitas dan keberhasilan pembelajaran. Dalam bagian ini dipaparkan berbagai fungsi media dalam pembelajaran. Pada mulanya media hanya berfungsi sebagai alat bantu visual dalam kegiatan pembelajaran, yaitu berupa sarana yang dapat memberikan pengalaman visual kepada siswa antara lain untuk mendorong motivasi belajar, memperjelas dan mempermudah konsep yang kompleks dan abstrak menjadi lebih sederhana, konkrit, serta mudah difahami. Dengan demikian media dapat berfungsi untuk mempertinggi daya serap atau retensi belajar siswa terhadap materi pembelajaran (Miarso, 1986: 49).

Oemar Hamalik dalam Arsyad (2006: 15) mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu.

Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pembelajaran berbasis multimedia atau media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi.

Angkowo dan Kosasih (2007: 27) berpendapat bahwa salah satu fungsi media pembelajaran adalah sebagai alat bantu pembelajaran, yang ikut mempengaruhi situasi, kondisi dan lingkungan belajar dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah diciptakan dan didesain oleh guru. Selain itu media dapat memperjelas pesan agar tidak terlalu bersifat verbal (dalam bentuk kata tertulis dan kata lisan belaka). Memanfaatkan media secara tepat dan bervariasi akan dapat mengurangi sikap pasif siswa.

Pemakaian media dalam proses pembelajaran akan dapat membangkitkan keinginan dan minat baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, serta membawa pengaruh psikologis terhadap siswa. Media juga dapat berguna untuk membangkitkan gairah belajar, memungkinkan siswa untuk belajar mandiri sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Media dapat meningkatkan pengetahuan, memperluas pengetahuan, serta memberikan fleksibilitas dalam penyampaian pesan. Selain itu media juga berfungsi sebagai alat komunikasi, sebagai sarana pemecahan masalah dan sebagai sarana pengembangan diri.

(Sumber : http://prestasipustakaraya.com/media-dan-sumber-belajar-pengembangan-media-dan-sumber-pembelajaran-penulis-dr-hm-musfiqon-m-pd.html/)

  1. Jelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan guru dalam pengembangan media pembelajaran di kelas!

Jawab : Djamarah dan Zain  mengatakan bahwa, ” Ada enam langkah yang dapat ditempuh guru pada waktu ia mengajar dengan mempergunakan media. Langkah-langkah itu adalah:(a) merumuskan tujuan pembelajaran dengan memanfaatkan media; (b) persiapan guru; (c) persiapan kelas; (d) langkah  penyajian pelajaran dan pemanfaatan media; (e) langkah kegiatan siswa; (f) langkah evaluasi pengajaran.

Pada  fase    memilih  dan  menetapkan  media  mana  yang     akan dimanfaatkan guna mencapai tujuan. Dalam hal ini prinsip pemilihan dan dasar pertimbangannya patut diperhatikan. Sebelum media pembelajaran digunakan dalam kegiatan proses pembelajaran, maka alangkah baiknya,  seorang guru mempelajari terlebih dahulu cara penggunaan media yang digunakan, serta menganalisis sejauhmana keakuratan media tersebut terhadap isi materi yang akan diajarkan kepada siswa.

Pada fase ini siswa atau kelas harus mempunyai persiapan, sebelum mereka menerima pelajaran dengan menggunakan media. Guru harus dapat memotivasi siswa agar dapat menilai, menganalisis, menghayati pelajaran dengan menggunakan media pembelajaran.

Pada fase penyajian bahan pelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran. Keahlian guru dituntut di sini. Media dipergunakan oleh guru untuk membantu tugasnya menjelaskan bahan pelajaran. Media pembelajaran dikembangkan penggunaannya untuk keefektifan dan efisiensi pencapaian tujuan.

Pada fase ini siswa belajar dengan memanfaatkan media pembelajaran. Pemanfaatan media  di sini bisa siswa sendiri yang mempraktekkannya ataupun guru langsung memanfaatkannya baik di kelas atau diluar kelas.

Pada langkah kegiatan belajar harus dievaluasi, sampai sejauhmana tujuan pembelajaran tercapai, yang sekaligus dapat dinilai sejauhmana pengaruh media sebagai alat bantu dapat menunjang keberhasilan proses belajar siswa. Hasil evaluasi dapat dnagi proses belajar berikutnya.

(sumber: http://dewasastra.wordpress.com/2012/02/15/media-pembelajaran/)

  1. Jelaskan tentang gambar kerucut pengalaman menurut Edgar Dale dalam menentukan alat bantu yang paling sesuai untuk pengalaman belajar tertentu!

 

Jawab : Edgar Dale mengemukakan tentang Kerucut Pengalaman (Cone of Experience) sebagaimana tampak dalam gambar 1 berikut ini :

 

 

 

 

Dari gambar tersebut dapat kita lihat rentangan tingkat pengalaman dari yang bersifat langsung hingga ke pengalaman melalui simbol-simbol komunikasi, yang merentang dari yang bersifat kongkrit ke abstrak, dan tentunya memberikan implikasi tertentu terhadap pemilihan metode dan bahan pembelajaran, khususnya dalam pengembangan Teknologi Pembelajaran.

 

teori/konsep baru dan teknologi), media pendidikan (pembelajaran) terus mengalami perkembangan dan tampil dalam berbagai jenis dan format, dengan masing-masing ciri dan kemampuannya sendiri. Dari sinilah kemudian timbul usaha-usaha untuk melakukan kerucut pengalaman menurut  Edgar Dale Edgar Dale.   Media pembelajaran merupakan komponen instruksional yang meliputi pesan, orang, dan peralatan. Dengan masuknya berbagai pengaruh ke dalam dunia pendidikan (misalnya teori/konsep baru dan teknologi), media pendidikan (pembelajaran) terus mengalami perkembangan dan tampil dalam berbagai jenis dan format, dengan masing-masing ciri dan kemampuannya sendiri. Dari sinilah kemudian timbul usaha-usaha untuk melakukan klasifikasi atau pengelompokan media, yang mengarah kepada pembuatan taksonomi media pendidikan/pembelajaran. Usaha-usaha ke arah taksonomi media tersebut telah dilakukan oleh beberapa ahli. Dengan demikian, media menurut taksonomi Bretz dikelompokkan menjasi 8 kategori: 1) media audio visual gerak, 2) media audio visual diam, 3) media audio semi gerak, 4) media visual gerak, 5) media visual diam, 6) media semi gerak, 7) media audio, dan 8) media cetak.

 

(Sumber: http://vildahzakkiyah.blogspot.com/2012/04/pengertian-kerucut-pengalaman-edgar.html)

 

 

  1. Jelaskan prinsip-prinsip dalam pembuatan media grafis (pilih tiga jenis media grafis)!

 

Jawab : Prinsip dalam pembuatan media grafis :

  1. Grafik : penggambaran data berangka, bertitik, bergaris, bergambar yang memperlihatkan hubungan timbale balik.

 

  1. Kartun : melukiskan gambaran atau karakter tentang orang, gagasan atau situasi dengan tujuan untuk mempengaruhi opini masyarakat, bersifat politis daripada hiburan.

 

 

  1. Diagram : penyederhanaan penggambaran yang memperlihatkan hubungan timbale balik dengan menggunakan garis-garis dan lambing-lambang geometris biasa tanpa ada unsur gambar.

(Sumber: http://kurtek.upi.edu/media/sources/jenis%20media%20grafis.pdf)

 

  1. Jelaskan bagaimana membuat dan atau memanfaatkan media tiga dimensi atau model yang dapat digunakan untuk media pembelajaran geografi?

 

Jawab : Media tiga dimensi atau model adalah media presentasi visual yang digunakan untuk menampilkan replica/miniatur dari suatu objek dari suatu fenomena permukaan bumi. Sehingga diperoleh gambaran objek dalam tiga dimensi. Contoh dari bentang lahan karst disertai gua karst dan sungai bawah tanah dapat digunakan untuk menjelaskan proses-proses serta bentukan-bentukan yang terjadi di daerah karst.

 

(Sumber:http://geoinfocenter.blogspot.com/2008/11/media-pembelajaran-materi-media.html)

 

  1. Sebutkan 8 contoh media pembelajaran geografi yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran di kelas serta jelaskan masing-masing proses kerjanya menggunakan media tersebut!

 

Jawab : 8 contoh media pembelajaran geografi yaitu :

  1. Animasi Flash, proses kerjanya dengan menggunakan perangkat lunak berupa Software dan Hardware dilengkapi dengan LCD. Dengan menggunakan alat inilah materi dapat diberikan ke siswa dengan mudah dan lebih menarik sehingga dapat menambah semangat belajar siswa di kelas, ini dikarenakan materi yang ditampilkan berupa gambar bergerak dan dilengkapi dengan warna sesungguhnya. Guru hanya tinggal mengoperasikan lewat Laptop/ komputer.
  2. Video/ Film Dokumenter, proses kerjanya video/film dapat diputar di VCD atau DVD. Dan dapat diproyeksikan melalui LCD monitor yang terhubung pada perangkat komputer seperti PC atau Laptop.
  3. Peta/ Globe, proses kerjanya peta dalam ukuran besar dipajang di dinding kelas untuk ditampilkan dan menyampaikan informasi visual mengenai suatu lokasi yang dipetakan.
  4. Foto Udara, proses kerjanya citra hasil pemotretan udara dicetak pada kertas foto, kemudian foto tersebut diperagakan di depan kelas oleh guru, apa saja yang harus diinterpretasi dan bagaimana caranya, agar foto tersebut dapat memberikan informasi keruangan.
  5. Kompas, proses kerjanya mengukur besar azimut titik pertama dari pojok sekolah terhadap arah utara, kemudian besar azimut titik yang lain. Kemudian titik-titik tersebut dihubungkan.
  6. Software Google Earth, proses kerjanya komputer yang dilengkapi dengan software Google Earth harus terkoneksi dengan internet untuk memperoleh data citra terkini. Kemudian komputer dihubungkan dengan LCD Monitor untuk diprooyeksikan di depan kelas.
  7. Presentasi melalui software Microsoft Powerpoint, proses kerjanya komputer yang telah dilengkapi software Microsoft Office dapat membuat slide presentasi dengan mengisi slide Microsoft Powerpoint dengan teks, gambar yang terkait dengan materi yang akan disampaikan disertai video. Dimana teks yang disampaikan harus singkat dan padat. Dan disertai tambahan animasi transisi slide agar tidak membosankan. Kemudian komputer dihubungkan ke LCD Monitor untuk diproyeksikan.
  8. Transparansi OHP, proses kerjanya alat ini dipakai oleh guru sebagai pengganti papan tulis, yaitu dengan menuliskan materi pada kertas transparan diatas alat OHP (Over Head Proyektor), kemudian diproyeksikan pada layar di dinding di muka kelas. Tinggi layar tidak kurang dari satu meter dari lantai dengan posisi agak condong ke depan sekitar 200.

 

(sumber : http://geoinfocenter.blogspot.com/2008/11/media-pembelajaran-materi-media.html)

 

 

 

UAS BELAJAR PEMBELAJARAN GEOGRAFI

  1. Sebutkan dan jelaskan lima peran guru dalam proses pembelajaran (80-100 kata)

Jawab: Peran guru dalam proses pembelajaran yaitu :

  1. Peran guru sebagai perencana (planner), guru harus mempersiapkan semuanya apa yang akan dilakukan dalam proses belajar mengajar.
  2. Peran guru sebagai pelaksana (organizer), selama proses pembelajaran berlangsung guru harus dapat menciptakan situasi yang menggerakkan dan mengarahkan kegiatannya sesuai dengan rencana pembelajaran dimana guru harus bertindak sebagai seorang sumber yang bijaksana.
  3. Peran guru sebagai penilai (evaluator), guru harus menganalisa, menafsirkan dan akhirnya memberikan pertimbangan atas tingkat keberhasilan proses pembelajaran sesuai dengan criteria yang ditetapkan.
  4. Peran guru sebagai administrator, guru tidak hanya menjadi pengajar dan pendidik tapi juga sekaligus menjadi administrator yang membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar, dan sebagainya.
  5. Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak, tingkah laku guru harus sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat karena setiap anak mengharapkan guru mereka menjadi model atau contoh baginya.

 

  1. Sebutkan dan jelaskan tujuh keterampilan dasar mengajar yang harus dikuasai oleh guru (120-150 kata)

Jawab: Keterampilan dasar mengajar yaitu:

  1. Keterampilan memberi penguatan, keterampilan ini bermaksud untuk member motivasi kepada siswa, untuk mengontrol atau mengubah tingkah laku siswa yang mengganggu dan sebagainya.
  2. Keterampilan bertanya, digunakan untuk meningkatkan perhatian dan rasa ingin tahu siswa, mengembangkan proses pembelajaran secara aktif, serta untuk memfokuskan pada suatu konsep masalah.
  3. Keterampilan variasi, guru harus bisa membentuk sikap positif melalui penyajian gaya belajar yang bervariasi sehingga meningkatkan iklim belajar siswa.
  4. Keterampilan menjelaskan, guru harus mampu membimbing anak didik untuk memahami dan memecahkan masalah atau pertanyaan-pertanyaan, dan mengatasi kesalahpahaman mereka dalam tingkat pemahamannya.
  5. Keterampilan membuka dan menutup pelajaran, untuk mendorong anak didik mengahadapi materi yang akan diberikan dan memotivasi mereka untuk semangat belajar.
  6. Keterampilan mengelola kelas, agar bisa menciptakan suasana kelas yang bisa membangkitkan semangat belajar peserta didik.
  7. Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil, supaya peserta didik dapat meningkatkan pemahamannya terhadap hal-hal baru yang dianalisis bersama-sama.

 

  1. Sebutkan standar kompetensi guru mata pelajaran geografi dalam bentuk table.

Jawab:

Kelas

Semester

Standar Kompetensi

X

1

  1. 1. Memahami konsep, pendekatan, prinsip, dan aspek  geografi

2. Memahami sejarah pembentukan bumi

X

2

3. Menganalisis unsur-unsur geosfer

XI

1

1. Menganalisis  fenomena biosfer dan antroposfer

2. Memahami Sumber Daya Alam

XI

2

3. Menganalisis pemanfaatan dan pelestarian lingkungan hidup

XII

1

1. Mempraktikkan keterampilan dasar peta dan pemetaan

2. Memahami pemanfaatan citra penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) *)

XII

2

3. Menganalisis  wilayah dan pewilayahan

 

  1. a. Apakah apersepsi (15-25 kata)

Jawab: Menyampaikan tujuan pembelajaran yang bertujuan untuk memotivasi peserta didik dengan memberi penjelasan tentang pentingnya mempelajari materi ini dan menghubungkan materi pelajaran yang sudah dimiliki oleh siswa dengan materi yang akan dipelajari oleh siswa.

 

b. Sebutkan dua cara yang dapat dilakukan guru dalam apersepsi (20-30 kata)

    Jawab: 1. Mengajukan pertanyaan tentang bahan pelajaran yang sudah dipelajari sebelumnya.

2. Meminta siswa mengemukakan pengalaman yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas.

5. a. Apakah yang dimaksud penyimpulan pada kegiatan penutup pembelajaran (15-25 kata)

Jawab: Merupakan kegiatan penutup proses pembelajaran dengan melakukan refleksi dan menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran dan penguasaan konsep siswa terhadap materi pembelajaran yang baru dipelajari.

b.Berikan dua contoh kegiatan guru memfasilitasi siswa membuat penyimpulan materi pembelajaran (20-30 kata)

Jawab: 1. Melakukan refleksi bersama-sama antara siswa dan guru sehingga siswa bisa menyimpulkan materi yang telah disampaikan.

2. Dengan menjelaskan materi pembelajaran secara jelas dan dapat dimengerti oleh siswa, itu juga bisa membuat siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

6. a. Apakah yang dimaksud refleksi pembelajaran? (15-25 kata)

Jawab: Refleksi adalah mengingat kembali tentang materi yang telah disampaikan sebelumnya dan berpikir tentang apa yang baru dipelajari.

b. Apakah yang dimaksud tindak lanjut terhadap refleksi (15-25 kata)

Jawab:  Tindak lanjut terhadap refleksi adalah diadakannya revisi terhadap hasil pembelajaran dari perencanaan yang telah dilaksanakan dan digunakan untuk memperbaiki kinerja guru untuk pertemuan berikutnya.

c. Sebutkan lima produk dari tindak lanjut? (15-25 kata)

Jawab:  1. Membahas kembali materi pelajaran yang belum dikuasai siswa

2. membaca materi dari sumber lain

3. memberikan tugas atau latihan yang harus dikerjakan di rumah PR

4. menginformasikan topic yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya

5. memberikan motivasi atau bimbingan belajar

 

SEMESTER 5

Semester 5 gak nyadar udah tua di kampus. udah tingkat 3 lagi jadi paling tua diantara 2011 dan 2012 haha

tapi masih ngerasa mahasiswa baru terus dehh soalnya wajah anak2 2010 gak boros2 jadi muda terus.. dan perasaan kami malah 2011 dan 2012 yang kelihatan lebih tua daripada kami yang sudah angkatan paling tua yang masih aktif kuliah di kampus.

Tapi takut juga sudah semester 5, harus dari sekarang mikirin tema apa yang harus diambil untuk skripsi nanti, fisik kah, sosial kah atau malah pendidikannya? ya Allah kalau sudah memikirkan kesana itu berat.. walau sering ngomong belum kepikiran tapi tetep aja kepikiran dalam otak mah. siapa yang mau cepet2 lulus, disamping udah bosen kuliah dan ingin mencicipi dunia kerja serta mengahsilkan uang sendiri… sekalian pengen cepet2 nikah juga *upss haha

bulan juli tahun 2013 sudah kkn’an.. ampuuun cepet bgt ya kuliah teh?….

habis kkn kayaknya gak bisa langsung plp’an deh kayanya, gara2 gak ngikut SP (semester padat) sekali ngaruh banget buat kedepannya.. nyesel gak ikut sekali juga apalagi yang gak ikut sampai 2 kali haduh2….😦

pengen nemuin masalah buat skripsi ntar, biar tau mana aja matkul yang harus aku kontrak kedepannya biar terarah semuanya dan bisa lulus tepat waktu + jangan bikin ortu kecewa lagi🙂

di umur aku yang ke 22 tahun nanti, aku ingin di wisuda dan bisa bikin mama mimi bangga😀

Amiiiiiiiiin ya Allah🙂

STATISTIK PERHITUNGAN MENGGUNAKAN SPSS

  1. 1.      Soal Sampel korelasi berpasangan ( Paired Sample t-Test)

 

Dilakukan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan produktivitas kerja pegawai pabrik sebelum dan setelah diberi pelatihan kerja. Berdasarkan 15 sampel pegawai pabrik sebelum dan sesudah diberi pelatihan kerja adalah sebagai berikut :

 

Ho : Tidak terdapat perbedaan nilai produktivitas kerja pegawai pabrik antara sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan kerja

Ha : Terdapat perbedaan nilai produktivitas kerja pegawai pabrik antara sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan kerja

 

No Responden

Produktivitas Kerja

 

Sebelum (X1)

Sesudah (X2)

1

65

70

2

80

90

3

75

85

4

70

75

5

90

95

6

60

70

7

80

85

8

85

90

9

75

85

10

60

70

11

65

75

12

90

95

13

85

95

14

70

75

15

80

90

 

  1. 2.      Soal one way Anova

 

Dilakukan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan hasil belajar mahasiswa pada jurusan pendidikan geografi yang berasal dari SMA, SMK, dan MA. Pengukuran kemampuan hasil belajar dilakukan dengan cara melakukan tes tertulis dan jumlah sampel mahasiswa yang berasal dari SMA 15, SMK 15, dan MA 15 orang.

 

Ho : Tidak terdapat perbedaan kemampuan hasil belajar yang signifikan diantara tiga kelompok mahasiswa yang berasal dari SMA, SMK, dan MA.

Ha : Terdapat perbedaan kemampuan hasil belajar mahasiswa yang signifikan diantara tiga kelompok mahasiswa yang berasal dari SMA, SMK, dan MA.

 

 

 

No

Mahasiswa berasal dari SMA

Mahasiswa berasal dari SMK

Mahasiswa berasal dari MA

 

X1

X1

X1

1

7

6

9

2

6

8

8

3

8

9

7

4

9

7

7

5

8

7

6

6

8

9

7

7

7

8

6

8

6

8

6

9

6

7

8

10

6

6

8

11

7

6

7

12

9

8

9

13

9

8

8

14

8

7

7

15

7

9

6

 

 

  1. 3.      Soal Regresi

 

Data berikut adalah hasil pengamatan terhadap nilai kualitas pelayanan hotel (Xi) dan nilai rata-rata peminat kamar hotel tertentu tiap bulan (Yi). Datanya adalah sebagai berikut :

 

Ho : Tidak terdapat hubungan antara nilai kualitas pelayanan hotel terhadap nilai peminat kamar hotel  

Ha : Terdapat hubungan antara nilai kualitas pelayanan hotel terhadap nilai peminat kamar hotel

Nomor Responden

Kualitas Layanan (Xi)

Peminat Kamar Hotel (Yi)

1

50

100

2

60

165

3

75

170

4

65

180

5

80

160

6

80

155

7

55

160

8

65

170

9

80

180

10

85

175

11

90

165

12

75

180

13

70

185

14

80

170

15

75

185

 

  1. 4.      Soal Korelasi

 

Dilakukan pengamatan wawancara dan penelitian tentang hubungan antara pemberian rumah dinas terhadap produktivitas kerja. Kemudian peneliti mengambil sampel 15 sampel secara acak. Datanya adalah sebagai berikut :

 

Ho :  Tidak terdapat hubungan antara pemberian rumah dinas dengan produktivitas kerja

Ha : Terdapat hubungan antara pemberian rumah dinas dengan produktivitas kerja

 

Nomor Responden

Pemberian Rumah Dinas (Harga x 100000)

Produktivitas Kerja

1

50

60

2

25

75

3

30

80

4

45

65

5

40

55

6

55

50

7

60

70

8

50

75

9

35

80

10

40

85

11

50

70

12

45

70

13

40

70

14

55

65

15

60

60

 

 

  1. 5.      Soal One Sample Ttest

 

Dilakukan pengamatan wawancara penelitian terhadap atlet renang terhadap daya tahan tubuh dalam olahraga renang dalam hitungan jam sehari, diketahui bahwa atlet renang (15 sampel ).

 

Ho : Daya tahan tubuh atlet renang dalam olahraga renang adalah sama dengan4 jam sehari

Ha : Daya tahan tubuh atlet renang dalam olahraga renang adalah tidak sama  dengan 4 jam sehari

 

No Responden

Waktu (Jam Sehari)

1

5

2

3

3

4

4

4

5

3

6

5

7

4

8

6

9

4

10

5

11

3

12

5

13

4

14

3

15

5

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

JAWABAN

 

  1. Sampel korelasi berpasangan ( Paired Sample t-Test)

 

Paired Samples Statistics

 

 

Mean

N

Std. Deviation

Std. Error Mean

Pair 1

 Sebelum pltihn kerja

75.33

15

10.083

2.603

Sesudah pltihn kerja

83.00

15

9.599

2.478

 

 

Paired Samples Correlations

 

 

N

Correlation

Sig.

Pair 1

 Sebelum pltihn kerja & Sesudah pltihn kerja

15

.967

.000

 

 

Paired Samples Test

 

 

Paired Differences

t

df

Sig. (2-tailed)

 

 

Mean

Std. Deviation

Std. Error Mean

95% Confidence Interval of the Difference

 

 

Lower

Upper

Pair 1

 Sebelum pltihn kerja – Sesudah pltihn kerja

-7.667

2.582

.667

-9.097

-6.237

-11.500

14

.000

 

Kesimpulan :

 

Dari hasil perhitungan diatas dapat dilihat harga T = 11,500 dengan tingkat signifikasi 0,000 dengan derajat kebebasan 14 pada taraf kepercayaan 95%. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah pemberian pelatihan kerja terhadap produktivitas kerja. Jadi, Ha diterima dan Ho ditolak.

 

 

 

 

 

 

 

  1. 2.  Anova

 

Descriptives

Nilai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

N

Mean

Std. Deviation

Std. Error

95% Confidence Interval for Mean

Minimum

Maximum

Between- Component Variance

 

 

Lower Bound

Upper Bound

SMA

15

7.40

1.121

.289

6.78

8.02

6

9

 

SMK

15

7.53

1.060

.274

6.95

8.12

6

9

 

MA

15

7.27

1.033

.267

6.69

7.84

6

9

 

Total

45

7.40

1.053

.157

7.08

7.72

6

9

 

Model

Fixed Effects

 

 

1.072

.160

7.08

7.72

 

 

 

Random Effects

 

 

 

.160a

6.71a

8.09a

 

 

-.059

a. Warning: Between-component variance is negative. It was replaced by 0.0 in computing this random effects measure.

 

 

 

 

Test of Homogeneity of Variances

Nilai

 

 

 

Levene Statistic

df1

df2

Sig.

.158

2

42

.854

 

 

ANOVA

Nilai

 

 

 

 

 

 

Sum of Squares

Df

Mean Square

F

Sig.

Between Groups

.533

2

.267

.232

.794

Within Groups

48.267

42

1.149

 

 

Total

48.800

44

 

 

 

 

 

Robust Tests of Equality of Means

Nilai

 

 

 

 

 

Statistica

df1

df2

Sig.

Welch

.238

2

27.968

.790

Brown-Forsythe

.232

2

41.798

.794

  1. Asymptotically F distributed.

 

 

 

Means

 

Kesimpulan :

–          Pada bagian 1 deskriptif, merupakan deskripsi dari variable-variable yang dianalisis.

–          Pada bagian 2 Test of Homogenity Of Variance di perhatikan hasil tes homogenitas dari varians. Jika nilai signifikannya < 0,05 maka ketiga varians itu berbeda. Tapi jika nilai signifikannya > 0,05 maka ketiga varians itu sama. Dari table diatas  dengan nilai signifikansi 0,854 < 0,05 berarti ketiga varians tersebut berbeda. Maka Ha diterima Ho ditolak.

–          Pada bagian 3. Anova . diperhatikan dari table anova diatas, hasil signifikansinya 0,794 < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak.

 

 

  1. Regresi

 

 

Descriptive Statistics

 

Mean

Std. Deviation

N

kualitas_layanan

72.33

11.318

15

peminat_kamar_hotel

166.67

20.673

15

 

 

Correlations

 

 

kualitas_layanan

peminat_kamar_hotel

Pearson Correlation

kualitas_layanan

1.000

.494

peminat_kamar_hotel

.494

1.000

Sig. (1-tailed)

kualitas_layanan

.

.031

peminat_kamar_hotel

.031

.

N

kualitas_layanan

15

15

peminat_kamar_hotel

15

15

 

 

Variables Entered/Removedb

Model

Variables Entered

Variables Removed

Method

1

peminat_kamar_hotela

.

Enter

a. All requested variables entered.

 

b. Dependent Variable: kualitas_layanan

 

 

 

 

 

 

Model Summaryb

Model

R

R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

Change Statistics

R Square Change

F Change

df1

df2

Sig. F Change

1

.494a

.244

.185

10.215

.244

4.186

1

13

.062

a. Predictors: (Constant), peminat_kamar_hotel

 

 

 

 

 

b. Dependent Variable: kualitas_layanan

 

 

 

 

 

 

 

 

ANOVAb

Model

Sum of Squares

df

Mean Square

F

Sig.

1

Regression

436.815

1

436.815

4.186

.062a

Residual

1356.518

13

104.348

 

 

Total

1793.333

14

 

 

 

a. Predictors: (Constant), peminat_kamar_hotel

 

 

b. Dependent Variable: kualitas_layanan

 

 

 

 

 

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T

Sig.

Correlations

Collinearity Statistics

B

Std. Error

Beta

Zero-order

Partial

Part

Tolerance

VIF

1

(Constant)

27.301

22.167

 

1.232

.240

 

 

 

 

 

peminat_kamar_hotel

.270

.132

.494

2.046

.062

.494

.494

.494

1.000

1.000

a. Dependent Variable: kualitas_layanan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Collinearity Diagnosticsa

Model

Dimension

Eigenvalue

Condition Index

Variance Proportions

(Constant)

peminat_kamar_hotel

1

1

1.993

1.000

.00

.00

2

.007

16.750

1.00

1.00

a. Dependent Variable: kualitas_layanan

 

 

 

 

Residuals Statisticsa

 

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

N

Predicted Value

54.32

77.29

72.33

5.586

15

Residual

-15.532

18.117

.000

9.843

15

Std. Predicted Value

-3.225

.887

.000

1.000

15

Std. Residual

-1.521

1.774

.000

.964

15

a. Dependent Variable: kualitas_layanan

 

 

 

 

Charts

 

 

 

 

Kesimpulan :

Dari hasil perhitungan diatas, bahwa ada hubungan antara nilai kualitas pelayanan terhadap peminat kamar hotel . jadi Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan nilai signifikansi 0,062 < 0,05 dan taraf kepercayaan 95 %.

 

 

  1. Korelasi

 

 

Descriptive Statistics

 

Mean

Std. Deviation

N

pemberian rumah dinas

45.33

10.431

15

produktivitas

68.67

9.722

15

 

 

 

 

 

 

Correlations

 

 

pemberian rumah dinas

produktivitas

pemberian rumah dinas

Pearson Correlation

1

-.541*

Sig. (2-tailed)

 

.037

N

15

15

produktivitas

Pearson Correlation

-.541*

1

Sig. (2-tailed)

.037

 

N

15

15

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

 

 

Kesimpulan yang di dapat dari hasil perhitungan diatas adalah Ha ditolak dan Ho diterima. Maka tidak terdapat hubungan antara pemberian rumah dinas terhadap produktivitas kerja. Karena harga r tabel adalah 0,632 dan nilai r hitung adalah 0,541. Jadi, 0,541 lebih kecil dari 0,632.

 

 

5. One Sample T-test

 

 

One-Sample Statistics

 

N

Mean

Std. Deviation

Std. Error Mean

waktu_jamsehari

15

4.20

.941

.243

 

 

One-Sample Test

 

Test Value = 4                                      

 

t

df

Sig. (2-tailed)

Mean Difference

95% Confidence Interval of the Difference

 

Lower

Upper

waktu_jamsehari

.823

14

.424

.200

-.32

.72

 

Kesimpulan :

Kesimpulan yang didapat dari hasil pengujian one-sample test bahwa Ha diterima. Jadi, atlet renang memiliki daya tahan berolahraga renang dalam sehari tidak sama dengan 4 jam. Karena dilihat dari nilai signifikansi (2-tailed) yaitu 0,424. Jika nilai signifikansi nya diatas 0,05 maka Ho diterima.

 


Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.